:: TERSUJUD DI PELANTARAN RAHMATNYA , SEBUAH KISAH SEDEKAH




Seorang ibu berusia lebih dari 40 tahun, sebutlah namanya Reni. Tiba-tiba ia mengacungkan tangan dan ternyata ia bukan hendak bertanya akan tetapi ia ingin berbagi pengalaman kepada
semua peserta yang hadir. Reni pun memulai kisahnya:

Kira-kira 17 tahun yang lalu Reni hamil untuk pertama kali. Allah Swt menakdirkan bahwa Reni keguguran. Maka ia pun diantar oleh suaminya untuk berobat ke seorang dokter terkenal di sana dan akhirnya Reni dikuret rahimnya.

Sepulangnya dari dokter , Reni mendapati dari qubulnya selalu keluar darah dalam jumlah banyak. Bahkan lebih banyak dari menstruasi rutin. Apalagi bila ia bangun tidur, ia dapati kasur dan sprei selalu bersimbah darah. Ia panik dan kalut mengatasi hal ini. Maka ia pun kembali lagi bersama suaminya untuk berobat ke dokter.

Sayangnya sang dokter tidak mengerti sebab pendarahan hebat ini. Maka yang terjadi adalah kali itu Reni dikuret lagi. Sakit dan perih, itulah yang dirasakan Reni!

Namun pendarahan itu masih tetap saja terjadi, padahal hampir setiap dua hari sekali Reni dan suami datang untuk mengkonsultasikan penyebab pendarahan ini. Namun tindakan yang diambil oleh dokter hanyalah mengkuret rahim Reni. Reni dan suami hanya bisa pasrah dan berharap pertolongan Allah Swt atas musibah ini.

Kejadian ini berlangsung cukup lama. Hingga tubuh Reni bertambah ringkih, rumah tangga tak terurus, uang tabungan terkuras dan suami tidak bisa bekerja tenang sebab harus sibuk mengurusi Reni. Sepertinya ada sebuah cobaan besar yang sedang Allah Swt timpakan kepada Reni dan suaminya.

Reni & suami terus berdoa kepada Allah Swt agar diberi jalan keluar dari masalah ini.

Hingga akhirnya Allah Swt pun mendengar dan mengijabah doa mereka

Hari itu Reni dan suami hendak pergi untuk berkonsultasi dengan dokter. Namun ada suara hati yang berbisik pada diri Reni. Ia bawa sejumlah uang dalam jumlah besar. Uang itu bukan ia niatkan untuk bayar biaya pengobatan, akan tetapi ada sebuah keinginan yang hendak ia tunaikan , yakni bersedekah.

Reni meletakkan kepasrahan total kepada Allah. Ya Allah, jikalau telah dekat masa perjumpaanku dengan Mu .. ambillah aku dalam keadaan Engkau ridha kepadaku .. Ampunilah aku ya Allah .. Ampunilah semua dosa-dosaku ... Peluklah saat terakhirku dalam kasih dan cinta Mu ...


Pesawat telah membawa Reni dan suaminya pergi menuju kota dimana ia hendak berobat kembali . Setibanya di bandara , Ia berjalan tertatih dipapah oleh sang suami. Dengan susah payah, Reni pun akhirnya tiba di dalam ruang bandara. Di dalam hati Reni berdoa kepada Tuhannya, "Ya Allah, bukakanlah jalan bagi ku , kepada siapa sedekah ini yang sedang membutuhkan dan baik aku serahkan . Izinkan aku untuk bersedekah untuk Mu hari ini ya Rabb .. " bisik Reni lirih berdoa.

Keinginan untuk bersedekah itu membuncah lagi di hati Reni. Sungguh ia amat berharap untuk bisa bersedekah kali itu.

Pintu masuk Rumah sakit hendak dilalui oleh Reni dan suami. Tiba-tiba pandangan matanya tertuju pada seorang pria berpakaian lusuh dan berwajah sangat kusut. Ternyata pria itu tengah kebingungan menghadapi biaya pengobatan putranya yang sekarang sedang menunggu tindakan medis. Tak terasa air matanya jatuh , menyaksikan kondisi putranya yang begitu mengenaskan.


Ya Allah, apakah ini jalan doaku yang Engkau tunjukkan kepadaku..

Tanpa banyak berpikir, ia merogoh tas tangannya. Sejumlah uang yang sudah disiapkan ia berikan ke tangan laki-laki tua itu. Maka bapak tua itu dan suami Reni melongo melihat jumlah uang yang Reni sedekahkan. Reni pun bergegas melanjutkan langkahnya bersama suami seakan tidak ingin banyak ditanya .


"Untuk apa uang sebanyak itu kau sedekahkan ma ? " tanya sang suami. Reni menjawab dengan terguguk menangis . Maafkan mama , pa. Itu adalah tabungan terakhir mama. Seandainya memang ini jalan mama semakin dekat untuk pulang.. mama ingin Allah mengampuni seluruh dosa mama .. dan ridha kepada mama ...

Maafkan segala salah mama ya pa.. mama merasa belum sempurna menjalankan kewajiban mama menemani papa, dan membesarkan anak-anak.. Semoga Allah memelihara keimanan anak-anak kita dengan pertolonagn Nya ...
Pecahlah tangis Reni dan suami .. seakan-akan perpisahan mereka telah semakin dekat.


Seperti kali sebelumnya, tidak ada jawaban positif dari dokter atas penyebab pendarahan yang keluar dari qubul Reni. "Hingga saat ini, saya belum tahu pasti apa penyebabnya" jelas dokter


Maka Reni dan suami pun kembali ke rumah tanpa hasil memuaskan.

Pendarahan hebat masih terus terjadi dari rahim Reni setiap hari. Reni hanya bisa bersabar dan pasrah atas takdir yang telah Allah Swt tetapkan pada dirinya. Pagi itu, Reni tengah berada di dapur untuk membuat masakan ringan. Tiba-tiba terasa olehnya ada sesuatu yang tidak beres di perutnya dan ia pun ingin pergi ke toilet. Rasa ingin buang air itu seperti tak terkendali ... Hingga Reni harus berlari sebab khawatir ia tak kuasa menahannya.

Atas izin Allah Swt ia kini sudah berada di kamar mandi. Namun hanya pakaian luar saja yang sempat ia buka, sedangkan pakaian dalam tak sempat ia tanggalkan. Rupanya ada segumpal daging penuh darah yang keluar dari qubul Reni dan ternyata ia tidak mau buang air. Segumpal daging penuh darah itulah rupanya yang membuat Reni terdesak untuk buang air.

Merasa aneh dengan segumpal daging itu, maka Reni mengambil sebuah kantong plastik kecil dan memasukkannya ke dalam kantong tersebut. Reni berpikir bahwa ia harus menanyakannya kepada dokter tentang ini.


Saat dokter pergi meninggalkan ruangannya, Reni dan suami hanya berharap bahwa dokter akan datang membawa sebuah berita gembira untuk mereka.

Kira-kira 20 menit kemudian dokter datang sambil berlari. Ya berlari, bukan berjalan! Begitu pintu terbuka dokter pun berteriak dengan nada keras, "Alhamdulillah bu Reni.... Alhamdulillah. ...!!! Saya baru mengerti rupanya pendarahan selama ini disebabkan kanker rahim yang ibu alami... dan benda ini adalah kanker rahim tersebut. Cuma saya hanya mau bertanya bagaimana cara kanker ini bisa gugur dengan sendirinya.. .?"

Subhanalllah. ... rupanya penyebab pendarahan hebat selama ini adalah sebuah kanker yang tidak dapat terdeteksi. Pertanyaan terakhir dari dokter tak mampu dijawab langsung oleh Reni.

Tersungkur sujud, Reni teringat akan kejadian beberapa hari yang lalu itu. Ya Allah .. betapa mulia Nya Engkau , betapa rahmat dan pertolongan Mu ada bersama hamba-hamba Mu yang ikhlas bertaubat dan berserah diri ..


@@@@@@@@@@@@@

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“ Sesungguhnya Sedekah dapat menghapus dosa , sebagaimana air memadamkan api. ” (HR. Tirmidzi)

Diampuninya dosa dengan sebab sedekah di sini , hendaklah disertai dengan taubat atas segala dosa yang dilakukan ...


Subhanallah , Maha Besar Allah
Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan

:: KISAH PAK BEJO MENJEMPUT REZEKI



Setengah jam menjelang makan siang, dari kejauhan mata saya menangkap sosok tua dengan pikulan yang membebani pundaknya.
Dari bentuk yang dipikulnya, saya hapal betul apa yang dijajakannya, penganan langka

yang menjadi kegemaran saya di masa kecil.


Segera saya hampiri dan benarlah, yang dijajakannya adalah kue rangi, terbuat dari sagu dan kelapa yang setelah dimasak dibumbui gula merah yang dikentalkan. Nikmat, pasti. Satu yang paling khas dari penganan ini selain bentuknya yang kecil-kecil dan murah, kebanyakan penjualnya adalah mereka yang sudah berusia lanjut.


“Tiga puluh tahun lebih bapak jualan kue rangi,” akunya kepada saya yang tidak bisa menyembunyikan kegembiraan bisa menemukan jajanan masa kecil ini. Sebab, sudah sangat langka penjual kue rangi ini, kalau pun ada sangat sedikit yang masih menggunakan pikulan dan pemanggang dengan bara arang sebagai pemanasnya.


Tiga jam setengah berkeliling, akunya, baru saya lah yang menghentikannya untuk membeli kuenya. “Kenapa bapak tidak mangkal saja agar tidak terlalu lelah berkeliling,”
iba saya sambil menaksir usianya yang sudah di atas angka enam puluh.


“Saya nggak pernah tahu dimana Allah menurunkan rezeki untuk saya, jadi saya nggak bisa menunggu di satu tempat. Dan rezeki itu memang bukan ditunggu, tapi harus dijemput. Karena rezeki nggak ada yang nganterin,” jawabnya panjang.


Ini yang saya maksud dengan keuntungan dari obrolan-obrolan ringan yang bagi sebagian orang tidak menganggap penting berbicara dengan penjual kue murah seperti Pak Bejo ini.
Kadang dari mereka lah pelajaran-pelajaran penting bisa didapat.
Beruntung saya bisa berbincang dengannya dan karenanya ia mengeluarkan petuah yang saya tidak memintanya, tapi itu sungguh penuh makna.


“Setiap langkah kita dalam mencari rezeki ada yang menghitungnya, dan jika kita ikhlas dengan semua langkah yang kadang tak menghasilkan apapun itu, cuma ada dua kemungkinan. Kalau tidak Allah mempertemukan kita dengan rezeki di depan sana, biarkan ia menjadi tabungan amal kita nanti,”
lagi sebaris kalimat meluncur deras meski parau terdengar suaranya. “Tapi kan bapak kan sudah tua untuk terus menerus memikul dagangan ini?” pancing saya, agar keluar terus untaian hikmahnya.

Benarlah, ia memperlihatkan bekas hitam di pundaknya yang mengeras. “Pundak ini, juga tapak kaki yang pecah-pecah ini akan menjadi saksi di hari penghakiman kelak bahwa saya tak pernah menyerah menjemput rezeki.” Sudah semestinya isteri dan anak-anak yang dihidupinya dengan berjualan kue rangi berbangga memiliki lelaki penjemput rezeki seperti Pak Bejo. Tidak semua orang memiliki bekas dari sebuah pengorbanan menjalani kerasnya tantangan dalam menjemput rezeki. Tidak semua orang harus melalui jalan panjang, panas terik, deras hujan dan bahkan tajamnya kerikil untuk membuka harapan esok pagi.

Tidak semua orang harus teramat sering menggigit jari menghitung hasil yang kadang tak sebanding dengan deras peluh yang berkali-kali dibasuhnya sepanjang jalan. Dan Pak Bejo termasuk bagian dari yang tidak semua orang itu, yang Allah takkan salah menjumlah semua langkahnya, tak mungkin terlupa menampung setiap tetes peluhnya dan kemudian mengumpulkannya sebagai tabungan amal kebaikan.


" Sesungguhnya apa saja yang kamu nafkahkan (dengan bekerja) yang kamu niatkan untuk mencari keridhaan Allah, niscaya kamu akan diberi pahala sebagaimana apa yang kamu sediakan untuk makan anak/istri dan keluargamu " (HR Bukhari - Muslim)



Eddy Sugianto/ Sri Purna T.

:: TERBENAM DALAM KASIH ALLAH



Bismillahirrahmannirahim ..

Terpujilah Allah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengasih .. Terpujilah Dia yang menutup semua celah hidup manusia dengan Rahmat dan Kasih sayang Nya..

Bayangkanlah puluhan ribu lebah yang menyelimuti tubuh seor
ang pengumpul madu hingga tak ada bagian tubuhnya yang kelihatan lagi ..

Bayangkan seorang pencari mutiara yang menyelam ke lautan hingga seluruh tubuhnya terlingkup oleh lautan biru yang megah ..

Seperti itulah Allah subhana wa Ta'ala menyelimuti diri dan kehidupan hamba-hamba Nya dengan nikmat dan kasih sayang Nya ..

Nikmatnya sangatlah banyak seperti titik-titik kecil yang rapat, tak bercelah ,..

“ …Dia jadikan bumi terhampar.”

Bahwa dengan bumi yang terhampar, Allah mudahkan manusia berkelana di atas permukaannya dan bekerja mengais rezeki ..

“…Dia jadikan langit sebagai atap”.

Atap kubah raksasa yang dahsyat, yang luasnya sulit dibayangkan, mengandung bintang-bintang yang tak terhingga jumlahnya..


" Dan jika engkau menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghinggakannya .. ( QS Ibrahim : 34)


Tak terhingganya kasih Allah bagi manusia sejatinya bukan hanya kasih itu tak bisa dihitung oleh siapapun melainkan juga tak akan mampu dibayar dengan rasa syukur paling dalam sekalipun ...

Manusia sendiri barangkali tak akan pernah bisa membayangkan seperti apa syukur yang tak berhingga itu , apalagi mempraktekkannya dalam amal keseharian ..

Hanya karena kasih sayang Nya , Allah subhana wa Ta'ala memberi keringanan bagi hamba-hamba Nya .. bertaubat di pagi dan petang .. serta senantiasa bertakwa dengan menurut kadar kesanggupannya ..


Rasulullah sendiri bersabda :
" Ya Allah , milik MU segala pujian yang tidak pernah mencukupi, tidak tersisa dan tidak pernah terabaikan.. Wahai Allah Tuhan kami ..


" Allah lah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menurunkan air hujan dari langit. Kemudian dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan sebagai rezeki bagimu. Dia telah menaklukkan bagimu bahtera supaya ia berlayar di samudera dengan perintah Nya. Dan Dia telah menundukkan bagimu sungai-sungai . dan Dia telah menundukkan bagimu matahari dan bulan terus menerus beredar. Dan Dia telah menaklukkan bagimu siang dan malam . Dan dia telah memberikan segala apa yang kamu mohonkan kepada Nya ..
Dan jika engkau menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghinggakannya ... (QS Ibrahim : 32-34)


Terpujilah Allah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengasih .. Terpujilah Dia yang menutup semua celah hidup manusia dengan Rahmat dan Kasih sayang Nya..

Segala puji bagi Mu , Dzat Yang Maha Tinggi ..
Segala puji bagi Mu Wahai Pemilik Segala Kebesaran dan Kemuliaan ..

Ya Rabbi , kami tak mampu memuji untukMu ,
sebagaimana Engkau memuji atas Kebesaran Mu ...

Ya Allah, sampaikanlah selawat dan salam serta berkatilah
penghulu kami, Nabi SAW yang ummi, seluruh keluarga dan para sahabat- sahabat Baginda SAW yang baik lagi mulia ..

:: KISAH UMAT YANG SELAMAT DARI API NERAKA



Bismillahirrahmanirrahim,

" Ketika penduduk neraka berkumpul di dalam neraka dan orang-orang ahli kiblat (kaum muslimin yang dikehendaki Allah masuk neraka atas sebab dosa-dosanya), dalam suatu kese

mpatan orang-orang kafir berkata kepada orang-orang Islam. " Bukankah kalian adalah orang-orang islam?"

Mereka menjawab , " Benar "

Orang kafir berkata : " Mengapa Islam kalian tidak dapat menolak api neraka yang membakar kalian, bahkan kalian telah benar-benar bersamaku di dalam neraka "

Orang-orang Islam tersebut menjawab : " Kami memiliki dosa, sebab itu kami disiksa karena dosa-dosa kami. "


Allah mendengar tentang itu , maka kemudian Rabb memerintahkan malaikat untuk mengeluarkan mereka yakni kaum muslimin. Akhirnya, kaum muslimun dikeluarkan dari api neraka.

Pada saat orang-orang kafir melihat iring-iringan kaum muslimin dikeluarkan dari neraka, mereka berkata : " Sungguh sengsara nasib kami, andaikata kami menjadi orang-orang Islam, tentulah kami akan dikeluarkan seperti mereka. "

Diriwayatka oleh Said bin Abu Bardah ra, Rasulullah SAW lalu membaca ayat : " Rubbama yawaddulladzina kafaru laukanu muslimun " (telah berkali-kali mereka orang-orang kafir mengharap-harap andaikata mereka menjadi orang Islam" )


" Apabila hari kiamat terjadi, maka malaikat Jibril berputar-putar selama 40.000 tahun, hingga akhirnya malaikat Jibril melihat suara umat Nabi Muhammad di dalam neraka sedang memohon
" Wahai Dzat Yang Maha Pengasih, Wahai Dzat Yang Maha Memiliki Keagungan dan Kemuliaan . "


Jibril kemudian mendatangi arsy dan bersujud di sisi Arsy sambil memohon :

" Ya Allah, saya mendengar suara laki-laki muslim yang berkata dari dalam neraka : Wahai Dzat Yang Maha Pengasih , Wahai Dzat Yang Maha Memberi Anugerah ...
Laki-laki itu memohon sejak 40.000 tahun yang lalu. Aku mengetahui bahwa laki-laki itu adalah umat Muhammad, sedangkan sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa aku dan Muhammad saling menyayangi dan aku senang berbuat kebaikan untuk Muhammad. Sesungguhnya ada umat Muhammad sedang berada di neraka, oleh karena itu sudilah Engkau memberikan syafaat kepadaku untuknya. "


Allah SWT berfirman : " Kuberikan syafaat kepadamu untuk lelaki itu dan Kuserahkan lelaki itu kepadamu. Maka pergilah Jibril menemui malaikat Malik.

" Sesungguhnya Allah telah memberikan si fulan kepadaku. Sebab itu keluarkanlah dia dari neraka. "

Malaikat Malik menyelam ke neraka dan mencari-cari laki-laki itu selama 1000 tahun, tetapi gagal menemukannya. AKhirnya , malaikat Malik keluar dan berkata : " Ya Jibril, sesungguhnya neraka jahanam telah mengeluarkan suara nyala api. Jahanam telah mendidih dan menjadikan besi seperti batu. Manusianya telah berubah menjadi besi, sebab itu aku tidak berhasil menemukannya. "


Malaikat Jibril pergi ke Arsy dan bersujud disamping Arsy :
" Ya Allah, Malaikat Malik tidak berhasil menemukan lelaki itu, dimanakah dia berada ? "

Allah SWT berfirman : " Ya Jibril, pergilah menemui malaikat Malik dan katakanlah kepadanya bahwa lelaki itu berada di suatu lembah di sebuah dasar dan berada di suatu sudut di dalam sebuah sumur. "

Kemudian Malaikat JIbril segera memberitahukan kepada malaikat Malik, dan akhirnya Malik menemukan lelaki itu berada di sana dalam keadaan terjungkal, benar-benar telah bergelantungan. Beberapa ekor ular dan kalajengking di tubuhnya, dia juga dalam keadaan terbelenggu dan dirantai.

Malaikat Malik segera mengambil jalan menuju laki-laki yang telah berubah menjadi arang tersebut. Malaikat Malik berusaha menggerak-gerakkan dan menarik-narik kearah dirinya . Tiba-tiba ular-ular dan kalajengking berjatuhan . Begitu sulitnya sampai kedua kalinya akhirnya sampailah ia pada lelaki itu.

" Wahai malaikat, apakah kedatangan tuan akan menambah siksaan kepadaku ataukah untuk menyelamatkanku ? "


Malaikat Malik berkata : Aku tidak tahu , malaikat Jibriil as telah menunggumu. "


Kemudian malaikat Malik menyerahkan kepada Jibril, lalu dibawa segera menghadap pangkal Arsy.

Allah SWT lalu berkata : " Wahai hamba Ku, apakah Kalam Ku tidak pernah sampai di hadapan kalian ? Apakah Aku tidak pernah mengutus seorang utusan kepada kalian ? Apakah Aku tidak pernah memerintahkan utusan kepada kalian untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang kalian dari perbuatan mungkar ? "

Lelaki itu menjawab : " Benar ya Allah, sesungguhnya aku berbuat dzalim kepada diriku sendiri. Oleh karena itu, aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku wahai Tuhanku. Demi hak-hak Kalimat yang telah aku ucapkan selama 40 ribu tahun yang lalu didalam neraka yakni kalimat " YA HANAN , YA MANNAN ..
(Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasihan, Wahai Dzat Yang Maha Memberi Anugerah ampunilah dosa-dosaku ). "

Allah SWT berfirman :
" Baiklah Aku akan memaafkan kesalahanmu. "

Malaikat Jibril kemudian membawa lelaki itu ke surga dan dimandikan dengan air kehidupan dengan air telaga Kautsar. Seketika itu tanda-tanda penduduk neraka sirna dari tubuhnya. Dan kemudian dimasukkan kedalam surga


Dalam suatu riwayat , berkaitan dengan hal ini, begitu takutnya al Imam Hasan al Basri tersungkur sujud dan langsung berdoa :
" Ya Allah , jadikanlah hamba golongan orang yang selamat dari siksa itu setelah 40.000 tahun jika memang hamba harus masuk ke dalamnya atas sebab dosa-dosa hamba . "


@@@@@@@@@@@

Ya Allah, Ya Hanan.. Yaa Mannan ..
Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasihan, Wahai Dzat Yang Maha Memberi Anugerah ..
Ampunilah kami yang penuh Dosa ini....
Kami berlindung pada Rahmat Mu atas Kemurkaan Mu ..
Masukkanlah kami ke dalam golongan Mu yang selamat dan lindungilah kami dari dahsyatnya siksa nerakaMU .. Aamiin Allahu ya Karim ..




Wallahu a'lam bishawab

Dari Kitab Klasik Al Mawa izh al Usfuriyah
(Syeikh Muhammad bin Abu Bakr al Ushfuri)

:: KEUTAMAAN BERDZIKIR HAUQALAH



Bismillahirrahmannirahim

Hauqalah (Hawqalah) adalah ucapan
"La Haula Wala Quwwata Illa Billah’" (yang artinya adalah : Tiada daya dan kekuatan (untuk menolak sesuatu kemudaratan dan mendatangkan suatu yang ma

nfaat) selain Allah subhanahu wa ta’ala).

Ucapan itu dinamakan "Hauqalah". Apabila kita ditimpa sesuatu yang kita tidak sukai dan penyerahan diri kepada Allah, perbanyakkan menyebut "hauqalah".


Tentang keutamaan kalimat ini, banyak hadits diriwayatkan. Nabi saw yang mulia bersabda:

“Maukah aku tunjukkan kepadamu sebuah kalimat yang berasal dari bawah ‘Arsy dari pusaka surga? Katakanlah olehmu: لا حول ولا قوة إلا بالله ‘tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan kekuasaan Allah’, niscaya Allah akan mengatakan, ‘hambaKu telah menyerahkan dirinya dan meminta perlindungan.”
(HR Al-Hakim dari Abu Hurairah r.a)


“Tidak ada seorang pun diatas bumi ini yang mengatakan :لا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله ‘tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan kekuasaan Allah’ kecuali akan dihapuskan segala kesalahannya walaupun sebanyak buih di lautan.”
(HR Ahmad dan At-Tirmidzi dari Ibn ‘Umar r.a)


“Perbanyaklah al-baaqiyaat al-shaalihaat, yaitu tasbih, tahlil, tahmid, takbir, dan laa haula wa laa quwwata illa billah.”
(HR Ahmad, Ibn Hibban dan Al-Hakim dari Abu Sa’id r.a)


Begitu juga hadis daripada Abu Musa radhiallahu’anhu, beliau berkata:

‘Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda kepadaku: “Maukah aku tunjukkan salah satu perbendaharaan dari perbendaharaan syurga? Saya menjawab: “Mau ya Rasulullah". Kemudian Baginda bersabda: "La haula wala quwwata illa billah.”’



Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

“Siapa yang mengucapkan 'La Haula Wala Quwwata illa billahi,' maka ia akan menjadi obat kepada 99 penyakit. Yang paling ringan adalah kebimbangan”
(Hadis Riwayat Tabrani)


Imam a-Nawawi berkata:

“La haula wa la quwwata illa billah”, itulah kalimah yang digunakan untuk menyerah diri dan menyatakan bahwa kita tidak mempunyai hak untuk memiliki sesuatu urusan. Ia kalimah yang menyatakan bahawa seseorang hamba tiada mempunyai daya upaya untuk menolak sesuatu kejahatan (kemudaratan) dan tiada mempunyai daya kekuatan untuk mendatangkan kebaikan kepada dirinya melainkan dengan kudrat iradat Allah subhnahu wa ta’ala juga."


Orang mukmin yang senantiasa mengucapkan kalimah “La Haula wala Quwwata illa billah.” berulang-ulang kali , menyerahkan segenap hatinya .. , insya Allah jiwanya akan tenang , tenteram, dan segala urusan kembali kepada Allah Ta'ala



Wallahu a'lam bishawab

:: DOA MEMOHON HUJAN



Bismillahirrahmannirahim

DOA MINTA HUJAN 1

اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

Ya Allah, berilah kami hujan. Ya Allah, turunkan hujan pada kami. Ya Allah, anugerahkanlah hujan pada kami

(Al Bukhari dan Muslim (muttafaq 'alaih))


DOA MINTA HUJAN 2

اَللَّهُمَّ اسْقِ عِبَادَكَ وَبَهَائِمَكَ، وَانْشُرْ رَحْمَتَكَ، وَأَحْيِي بَلَدَكَ الْمَيِّتَ

Ya Allah, berilah hujan kepada hamba-hambaMu, ternak-ternakMu, berilah rahmatMu dengan merata, dan suburkan tanahMu yang tandus

(Abu Dawud)


DOA MINTA HUJAN 3

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ اللَّهُمَّ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْغَنِيُّ وَنَحْنُ الْفُقَرَاءُ أَنْزِلْ عَلَيْنَا الْغَيْثَ وَاجْعَلْ مَا أَنْزَلْتَ لَنَا قُوَّةً وَبَلَاغًا إِلَى حِينٍ

Tidak ada Ilah kecuali Allah, Dia melakukan apa saja yang dikehendaki. Ya Allah, Engkau adalah Allah, tiada Ilah kecuali Engkau Yang Maha kaya sementara kami yang membutuhkan. Maka turunkanlah hujan kepada kami dan jadikanlah apa yang telah Engkau turunkan sebagai kekuatan bagi kami dan sebagai bekal di hari yang di tetapkan

(Abu Dawud)


DOA KETIKA TURUN HUJAN

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Ya Allah, (jadikan hujan ini) hujan yang membawa manfaat..

(HR Bukhari)


Aamiin yaa Robbal alamin ...

:: KETIKA ALLAH MENCINTAI HAMBANYA



Bismillahirrahmannirahim,

Rasulullah saw bersabda:

“Allah subhana wa Ta'ala itu Maha Penyantun dan Maha Pemurah.. , Dia merasa malu pada hamba-Nya, jika hamba-Nya mengangkat kedua tangannya, memohon kepada-Nya, kemudian membiarkan kedua tangan hamba itu kosong (tidak dikabulkan).”

“Wahai saudaraku, berdirilah di hadapan Tuhan-mu seperti anak kecil di hadapan ibunya. Setiap kali ia dipukul oleh ibunya, ia malah bergerak ke arahnya dan setiap kali ia diusir ia malah mendekatinya. Keadaannya tetap seperti itu sampai sang ibu mendekapnya " ..

Jadilah kamu (dihadapan Allah) seperti anak kecil dihadapan orang tuanya yang apabila ia menginginkan sesuatu dari mereka akan tetapi mereka tidak mengabulkan keinginannya maka ia akan merengek dihadapan keduanya. Demikian pulalah sebaiknya keadaanmu dihadapan Allah, apabila kamu telah memohon sesuatu kepada-Nya dan Allah belum juga mengabulkan permohonanmu, maka bersimpuhlah dan menangislah dihadapan-Nya ...


“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang didalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilang dari kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? .” (QS. An Naml: 62)


“Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap diri-Ku.
Aku bersamanya ketika berdzikir(mengingat atau menyebut-Ku.
Jika dia berdzikir di dalam hatinya, maka Aku mengingatnya di dalam hati-Ku.
Jika dia mengingat-Ku dalam suatu jamaah, maka Aku akan mengingatnya didalam jamaah yang lebih baik dari jamaahnya(di dunia).
Jika dia mendekat pada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta.
Jika dia mendekat pada-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya selengan.
Jika dia mendekat pada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendekatinya dengan berlari.”

Nabi saw bersabda:
“Sesungguhnya Jibril diberi tugas untuk mengurus segala keperluan anak Adam.
Jika seorang hamba yang kafir berdoa, Allah SWT berfirman kepada Jibril,
“Hai Jibril tunaikanlah keperluannya, Sesungguhnya Aku tidak suka mendengar permintaannya”.
Dan jika seorang hamba yang mukmin berdoa, Allah SWT berfirman kepada Jibril,
“Hai Jibril, jangan kau tunaikan dulu keperluannya, sebab Aku senang mendengar permohonannya”.” (HR. Ibnu An Najjar dari Jabir ra)


Allah subhana wa Ta'ala pun berfirman :

" Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu .. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.’” (QS. Al Mukmin: 60)

“ Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat...
Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku), agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah:186)